Mantan Kepala SMAN 6 Haltim Bantah Gelapkan Ratusan Juta Dana PIP
TIMES Halmahera/Dokumentasi penyerahan PIP oleh mantan kepala sekolah SMAN 6 Halmahera Timur pada tahun 2023 (FOTO: Haerun Hamid / TIMES Indonesia)

Mantan Kepala SMAN 6 Haltim Bantah Gelapkan Ratusan Juta Dana PIP

Dalam konfirmasi tertulis, eks Kepala SMAN 6 Haltim menjelaskan bahwa kabar mengenai penggelapan dana tersebut adalah informasi yang tidak berdasar.

TIMES Halmahera,Senin 16 Februari 2026, 20:46 WIB
590
H
Haerun Hamid

HALMAHERA TIMURMantan Kepala SMA Negeri 6 Halmahera Timur (Haltim), La Siali, akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan miring terkait dugaan korupsi anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2023-2025. 

Dengan tegas, ia membantah adanya dana sebesar Rp440,9 juta yang tidak disalurkan kepada siswa penerima manfaat.

Dalam konfirmasi tertulis, La Siali menjelaskan bahwa kabar mengenai penggelapan dana tersebut adalah informasi yang tidak berdasar.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggaran telah sampai ke tangan siswa yang berhak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Itu tidak benar karena anggarannya juga tidak sebesar itu, dan anggaran itu sudah disalurkan kepada siswa yang berhak," ujar La Siali saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).

Menjawab tuduhan  yang menyebut dirinya sebagai 'biang kerok' macetnya dana PIP selama tiga tahun berturut-turut, La Siali menekankan bahwa proses pembayaran selalu melalui tahapan resmi.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran dana PIP di SMA Negeri 6 Halmahera Timur dilakukan secara transparan dan disaksikan oleh pihak-pihak terkait, termasuk rekan media di Halmahera Timur.

"Proses pembayaran sesuai dengan prosedur karena dibayarkan pada siswa yang berhak. Penyaluran PIP selalu didokumentasikan," tambahnya.

Untuk memperkuat pernyataannya, La Siali juga membagikan sejumlah foto dokumentasi yang menunjukkan momen penyerahan dana secara langsung kepada para siswa.

Dalam foto tersebut, terlihat interaksi antara pihak sekolah dan siswa yang menerima amplop serta menandatangani berkas administrasi.

"Ini salah satu bukti penyaluran PIP. Penyaluran sudah dilakukan sejak dari tahun ke tahun dan selalu didokumentasikan," tegasnya sembari menepis isu adanya dana penggelapan Dana hingga ratusan juta rupiah.

La Siali tampak tenang dan tetap pada pendiriannya bahwa data yang beredar di publik tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sebelumnya, isu ini mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan 391 siswa tidak menerima haknya dengan estimasi kerugian mencapai Rp440.900.000. Namun, kabar ini akhirnya diklarifikasi langsung sang mantan Kepala SMAN 6 Haltim. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Haerun Hamid
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Halmahera, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.