Nakes Taliabu Tidak Terima Laporan KIPI Berat Selama Vaksinasi Covid-19 Anak
Tim vaksinasi tenaga kesehatan Kabupaten Pulau Talibau, Maluku Utara (Malut) hingga saat ini tidak menerima laporan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) berat pada vaks ...
TALIABU – Tim vaksinasi tenaga kesehatan Kabupaten Pulau Talibau, Maluku Utara (Malut) hingga saat ini tidak menerima laporan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) berat pada vaksinasi anak dari orang tua.
Kepala Dinas Kesehatan Taliabu Kuraisia Marsaoly mengatakan, sejauh ini tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari tim medis di lapangan untuk vaksinasi anak usia 6-18 tahun.
Hal ini sampaikan pada TIMES Indonesia di sela-sela berlangsungnya vaksinasi anak di Desa Karamat, Kecamatan Taliabu Barat pagi tadi.
“Sejauh ini tidak ada laporan yang tim medis terima dari orang tua. Pada saat vaksin sudah kami sampaikan kalau ada keluhan setelah vaksin silahkan laporkan ke kami. Ada juga no kontak yang kami pasang di kartu vaksin tahap pertama” Kata Kuraisia, Selasa (25/1/2022).
Kuraisia menambahkan, vaksin covid-19 yang dipakai oleh pemerintah Taliabu sudah teruji secara medis dan aman dipakai oleh anak usia 6 tahun ke atas. Olehnya itu, para orang tua jangan ragu untuk mengikutkan anak untuk di vaksin.
“Vaksin ini aman dan sudah teruji secara medis. Orang tua murid nanti dampingi anak saat melakukan vaksinasi, jangan takut apalagi lagu. Orang tua bisa menyampaikan ke dokter penyakit bawaan anaknya” tambahnya.
Di Taliabu, vaksinasi bagi pelajar dilakukan bertahap. Pertama vaksinasi usia 12-18 tahun yang menyasar sekolah menengah pertama dan menengah atas. Vaksinasi kedua dilakukan pada anak usia 6-11 tahun yang sementara ini sedang dilangsungkan. Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Untuk vaksinasi pelajar dinas kesehatan melakukan kerja sama dengan dinas pendidikan setempat.
Nakes berharap, orang tua dapat mendukung program pemerintah dalam pencegahan covid-19 pada anak. Dengan cara pemberian vaksinasi untuk membentuk kekebalan tubuh dalam melawan virus. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



